Keridhaan Allah

Dari Aisyah radhiyallâhu ‘anhâ, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
(مَنِ الْتَمَسَ رِضَا اللهِ بِسَخَطِ النَّاسِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ وَأَرْضَى عَنْهُ النَّاسَ. وَمَنِ الْتَمَسَ رِضَى النَّاسِ بِسَخَطِ اللهِ سَخَطَ اللهُ عَلَيْهِ وَأَسْخَطَ عَلَيْهِ النَّاسَ). رَوَاهُ ابْنُ حِبَّانَ فِي صَحِيحِهِ.
_“Barang siapa yang berusaha mendapatkan keridhaan Allah, meskipun dengan risiko kemarahan manusia, niscaya Allah meridhainya dan menjadikan manusia ridha kepadanya. Namun, barang siapa yang berusaha mendapatkan keridhaan manusia dengan (melakukan sesuatu yang menimbulkan) kemurkaan Allah, niscaya Allah murka terhadapnya dan menjadikan manusia murka pula terhadapnya.”_

[Diriwayatkan oleh Ibnu Hibbân dalam Shahîh-nya.]

Source: kulwag “Junaedi Family” 27/3/17

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s